June 9, 2018 by

 

Untuk Lelaki

Pertama disebut Teluk Belanga
Tebuk Leher bertulang belut
Cengkam dijalin menjari lipan
Buah baju tunggal-tunggalan
Kalau bulat menelur burung
Kalau bertangkai memudung petai
Atau bermata bagai cincin
Labuhnya sampai segenggam tangan
Lebar dapat kipas-berkipas
Lapang tidak menyangkut ranting

Sempit tidak membilang tulang
Labuh di luar dagang dalam
Labuh di dalam dagang luar
Kalau bersulam berbenang emas
Tekat berkumpul di atas dada
Turun ke bawah bak sarang lebah
Kalau tangan bersulam suji
Bagai simpai di ujung lengan
Pucuk rebung timbalannya
Bertabur bunga jarang-jarang
Tidak berbatas tempat memakai.

Kedua bernama Cekak Musang
Leher tegak empang leher
Renda-berenda benang emas
Jalin-menjalin benang kelingkan
Dua butang sebelah atas
Tiga buah di bawahnya
Butang bulat pudung petai
Butang bersegi mata cincin
tabur-berterabur bunga telepuk
Tekat penuh di atas dada
Jalar-menjalar ujung lengan
Sebuah kocek di atas
Dua buah kocek di bawah
Lebarnya dapat berkiah
Labuh sampai segenggam tangan
Patut dipakai dagang dalam
Patut dipakai dalam majlis
Pantas dibawa dalam jamuan.

Ketiga Baju Bersingkap Dada
Belah leher sampai ke bawah
Butang bersusun lima buah
Di bawah berjahit mati
Di atas berumah-rumah

Kalau berenda menyusur belah
Kocek di bawah kiri kanan
pakaian kain dagang luar
Patut dibawa berjalan jauh
Atau bertandang-tandang saja
Atau dipakai jadi pelasah
Atau dibawa dalam gelanggang.

Keempat Baju Atas Angin
yang dibawa alim ulama
Yang dipakai bermusim-musim
Labuhnya mencecah tanah
yang disebut baju jubah.

Kelima Baju Kutang
yang dipakai di dalam rumah
Atau Beramu ke dalam hutan
Atau ke sungai pergi berikan
Tak boleh bawa bertandang
Tak beradat ke rumah orang.

Untuk Perempuan

Yang betina lain bajunya
Pertama disebut Baju Kurung
Leher melingkar tulang belut
Cengkam-cengkaman menjari lipan
kalau ditenun tabur-bertabur
Sulam di tangan sulam di bawah
Sulam menjalin keliling dada
Labuhnya sampai ke bawah lutut
Kibar-berkibar ditiup angin
Tidak sempit menyampul nangka
Patut dipakai tua muda
Tidak berbatas pemakaiannya
Aib tertutup malu tersimpan
Sesuai adat dengan syarak
Sesuai ke tengah
Sepadan ke tepi.

Kedua disebut Kebaya Panjang
Gunting bernama gunting sembilan
Belah terbuka sampai ke bawah
Dalam acap-acap betis

Dalam tidak mengemakkan
Pendek tidak menyesakkan
Kalau berenda sebelah muka
Berenda pula kaki bajunya
renda keliling lingkar-berlingkar
tabur-bertabur seluruh badan
Jalin-jalin sulaman tangan
kalau belah mahu ditutup
Terpasang kosang sebelah atas
Kosang bersusun sampai pusat
Bertali-tali semat-menyemat
Patut dipakai tua muda
Tidak berbatas tempat bertandang
Elok ke tengah
Patut ke tepi.

Ketiga bernama Kebaya Pendek
Pendek menyapu-nyapu duduk
Pendak separas-paras tampah
Belah leher sampai ke bawah
Genting-genting pada pinggangnya
kembang mengepak sebelah bawah
Lengan panjang tidak berkibar
Tapi sempit tidak berketak
Dada bertutup lapis dada
Susun-bersusun konsang butangnya
Rangkai-berangkai sampai ke pusat
Patut dipakai dalam rumah
Pakaian betina sudah berlaki
Untuk berjalan bertandang-tandang
Atau ke helat-helat kecil
Atau ke ladang dan ke sungai.

Pakaian dalam bernama Kutang
Di muka ampuan susu
Di belakang lebar sejengkal
Berbutang tiga serangkai
Sulam-bersulam kelilingnya
Kalau betina belum berlaki
Sama lebar muka belakang
Lebar labuh sampai ke perut
Tidak terbuka kalau berkemban.

 

Sumber ungkapan dari Tengku Nasyaruddin Effendy

 

Ditulis, diterangkan, disusun dan disaring maklumat oleh
DR. DR.H.C JOHAN ISKANDAR BIN ABDUL KARIM
pengarah@alammelayu.my

 

  • Akademi Seni Tradisional Warisan Melayu
  • Kelab Riadah Seni Warisan (KERISWARISAN)
  • www.alammelayu.my
1 Liked
 likes this.